Pembelajaran di era
merdeka belajar mengharuskan guru memiliki kemampuan mengajar yang selalu
kreatif dan inovatif. Oleh karena itu, banyak bidang berlomba-lomba untuk terus
meng-upgrade diri agar tidak tertinggal, salah satunya bidang
pendidikan. Pembelajaran yang memadukan kemampuan pedagogik dan teknologi
menjadi alternatif yang bisa mengembangkan dunia pendidikan menjadi lebih baik.
Inovasi ini yang kemudian dikenal dengan TPACK (Technological Pedagogic Content
Knowledge). Lalu, apa itu TPACK? Bagaimana pengaruhnya terhadap dunia
pendidikan? Yuk, simak ulasannya 👉
A. Pengertian TPACK
TPACK merupakan singkatan dari technological
pedagogical content knowledge. TPACK adalah pengetahuan tentang pentingnya
integrasi antara teknologi dan pedagogik dalam pengembangan konten di dunia
pendidikan. Hal ini dilakukan dengan harapan mampu memberikan angin segar
sekaligus arahan baru kepada pendidik terkait penggunaan teknologi untuk
menunjang proses pembelajaran. Tentunya penggunaan teknologi ini diharapkan
mampu menjadikan pembelajaran berjalan dengan lebih efektif dan efisien.
B.
Komponen TPACK
Jika ditinjau dari namanya, yaitu technological pedagogical content
knowledge, TPACK terdiri dari tiga komponen penting dianatranya sebagai
berikut :
1.
Teknologi
komponen ini menjelaskan
terkait pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran. Teknologi yang
ternyata bisa dimanfaatkan dalam proses komunikasi, pengolahan data siswa,
kegiatan belajar, hingga alat untuk menunjang produktivitas guru. Kehadiran
teknologi diharapkan mampu berkolaborasi dengan ranah pedagogik guru untuk
menghasilkan konten pembelajaran yang efektif bagi peserta didik.
2. Pedagogik
Pedagogik berisi
pengetahuan yang harus dikuasai guru dalam pembelajaran, misalnya
metode mengajar, pengelolaan kelas, merencanakan pembelajaran, penilaian
kegiatan siswa, dan sebagainya. Bapak/Ibu biasa mengenal PK dengan istilah
pengetahuan pedagogik
3. Konten Pengetahuan
Komponen ini merupakan
pengetahuan tentang pengaruh teknologi pada suatu disiplin ilmu pengetahuan
tertentu. Artinya, bagaimana dan sebesar apa pengaruh teknologi pada
perkembangan suatu disiplin ilmu pengetahuan.
Ketiga komponen ini tidak
bisa dilepaskan satu sama lain. Bagaimana tidak, kehadiran teknologi diharapkan
mampu berkolaborasi dengan ranah pedagogik guru untuk menghasilkan konten
pembelajaran yang efektif bagi peserta didik.
C. TPACK
Pada Modul Ajar
Modul
ajar merupakan salah satu bentuk perangkat ajar yang digunakan guru
untuk melaksanakan pembelajaran dalam upaya mencapai Profil Pelajar
Pancasila dan Capaian Pembelajaran. Modul ajar merupakan penjabaran dari
Alur Tujuan Pembelajaran dan disusun sesuai dengan fase atau tahap perkembangan
murid. Modul ajar wajib dikuasai oleh Bapak/Ibu sebagai guru. Isi dari
modul ajar bergantung pada tingkat penguasaan guru di ranah pedagogik, ilmu
pengetahuan, serta teknologi dan disesuaikan dengan karakteristik peserta
didik.
Setiap guru harus bisa mengedepankan
model, strategi dan metode pembelajaran yang sejalan dengan kondisi peserta
didiknya. Untuk sekarang ini, peserta didik
dekat dengan teknologi.
Itulah mengapa semakin baik penguasaan
guru terhadap TPACK, semakin baik pula kualitas modul ajar yang dihasilkan.
Dengan demikian, tujuan pembelajaran bisa
tercapai.
D. Contoh
TPACK dalam Pembelajaran
contoh pembelajaran bahasa indonesia yang
memanfaatkan TPACK adapun contohnya adalah sebagai berikut.
1.
Aspek
pedagogik: guru menggunakan model PBL dengan strategi pembelajaran interaktif
dan dikombinasi dengan metode jigsaw
2.
Aspek
konten pengetahuan: guru meminta peserta didik untuk menganalisis informasi berupa gagasan, pikiran, perasaan, pandangan, arahan atau
pesan yang tepat dari teks deskripsi
3.
Aspek
teknologi: guru menampilkan video
berdurasi pendek tentang deskripsi gunung Bromo
E. Langkah Pembelajaran dengan Pendekatan TPACK
Adapun langkah-langkah pembelajaran dengan pendekatan TPACK antara lain:
1.
Pertama,
guru terlebih dulu menyampaikan capaian
pembelajaran kepada peserta didik dilanjut dengan memberi motivasi sebelum
pembelajaran dimulai.
2.
Guru
menyampaikan poin-poin materi yang akan disampaikan kepada peserta didik
melalui bantuan teknologi, seperti melalui slide power point, video dari
youtube, dan lain-lain.
3.
Saat
ini sedang diupayakan pembelajaran berbasis student center sehingga diharap
peserta didik lebih aktif selama proses pembelajaran. Hal ini bisa diwujudkan
dengan membentuk kelompok-kelompok kecil ataupun besar yang sebelumnya bisa
dikomunikasikan terlebih dahulu melalui grup whatsapp/google classroom. Ini
bertujuan untuk memudahkan pengelolaan kelompok sehingga tidak ada waktu
belajar yang terbuang.
4.
Guru
memulai kegiatan pembelajaran dan mempersilahkan peserta didik untuk
berpartisipasi aktif dalam proses tersebut.
5.
Setelah
pembelajaran selesai, maka selanjutnya guru melakukan refleksi dan evaluasi
pembelajaran. Apakah ada hal-hal yang perlu diperbaiki, ditingkatkan, atau
dihilangkan.
6. Untuk membakar semangat belajar, guru bisa memberikan penghargaan yang kepada siswa yang telah mengikuti pembelajaran dengan baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar